5 Orang Berkeliaran di PN Jaktim Saat Sidang Habib Rizieq Telah Diamankan

5 Orang Berkeliaran di PN Jaktim Saat Sidang Habib Rizieq Telah Diamankan – Berita baru tentang Lima orang yang diduga sebagai pendukung Habib Rizieq Shihab atau biasa di sebut HRS sudah diamankan ketika sidang perkara swab RS UMMI di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, beberapa bulan lalu.

Seperti keterangan dari Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan memberikan info bahwa kelima orang tersebut diperiksa selama satu kali 24 jam setelah diamankan. Namun hasilnya sampai saat ini memang tidak ditemukan hal-hal menjagal ataupun yang membahayakan. Kata Erwin di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat Tanggal 4 Juni.

Dari Pria yang pernah menjabat sebagai Atase Polri untuk KBRI Thailand itu menyebutkan lima orang yang diduga sebagai Simpatisan Habib Rizieq itu diamankan setelah petugas kepolisian curiga melihat gelagat mereka yang mondar mandir di sekita kawasan.

5 Orang Berkeliaran di PN Jaktim Saat Sidang Habib Rizieq Telah Diamankan

5 Orang Berkeliaran di Sidang Habib Rizieq Telah Diamankan

Lima orang yang berasal dari Karawang itu diamankan setelah sempat berkeliaran di sekitar dan merekam suasana di PN Jaktim pada hari itu. Ternyata, mereka para YouTuber dan ingin menambah subscriber menjadi motif mereka berprilaku seperti itu.

“Mereka melakukan kegiatan seperti itu demi menaikan followers-nya di YouTube dengan adanya berita hangat. Sejauh ini motifnya hanya iseng dan tidak berniat negatif,” katanya. Mantan Wakapolres Metro Tangerang itu juga menjelaskan langkah pengamanan ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan dan membuat petugas kecolongan.

Seperti yang kita semua ketahui bahwa simpatisan dari FPI maupun pihak manapun sangatlah banyak. Sehingga penjagaanpun akan sangat di perketan selama berjalannya persidangan HRS. Pihak kepolisian sendiri sampai mengeluarkan ribuan personel untuk menjaga jaga kawasan sekita. Itu saja yang ulasan terbaru dari saya, sekali lagi saya memberitahu anda semua untuk tetap jaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penularan covid 19 saat ini. Semoga artikel di atas bisa menambah wawasan kalian semua, sekian dan terima kasih.

Beberapa Cara Mentafsir Sebuah Mimpi Dalam Ajaran Islam

Mimpi Dalam Ajaran Agama Islam bukan hanya sekadar bunga tidur serperti umumnya saja. Sebab mimpi bisa jadi pesan tersirat atau sebagai pertanda akan datangnya suatu peristiwa di hari yang akan datang. Tafsir sebuah mimpi dalam agama Islam memang diperbolehkan, bahkan Allah SWT mengisahkan cerita Nabi Yusuf yang pandai menafsirkan sebuah mimpi sehingga terhindar dari musim buruk di depannya.

Seperti yang tertulis “Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di Mesir, dan agar kita ajarkan kepadanya takwil mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusannya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.” (QS Yusuf:21)

Memahami sebuah mimpi memang menjadi pengetahuan yang amat sulit untuk dipelajari dalam ajaran Islam jika dibandingkan dengan ilmu lain. Mimpi merupakan salah satu bagian dari wahyu kenabian, sehingga tidak semua mimpi bisa di tafsirkan dan tidak semua orang bisa mmeiliki kemampuan tersebut. Alasan tidak semua mimpi dapat ditafsirkan, sebab mimpi tidak selalu mengandung pesan tersirat dan tergantung dari siapa dan dari mana datangnya mimpi kita.

Beberapa Cara Mentafsir Sebuah Mimpi Dalam Ajaran Islam

Tafsirkan Sebuah Mimpi Dalam Ajaran Islam

Oleh sebab itu Nabi Muhammad SAW mengelompokkan mimpi ke dalam tiga jenis atau kategori, sebagaimana yang di bilang, “Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Maha kuasa, mimpi karena bawaan pikiran seseorang dan mimpi menyedihkan yang datang dari saiton. Jika kalian bermimpi sesuatu yang tak kita senangi, maka jangan kita ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan salatlah!”.

Berdasarkan sabda Rasulullah tersebut, dapat disimpulkan bahwa mimpi ada tiga jenis, yaitu mimpi yang datang dari Allah berupa kabar gembira yang disiratkan dalam mimpi tersebut, kemudian mimpi karena menyimpan kegelisahan sehingga ketika tidur masih tertanam di alam bawah sadar dan terbawa dalam mimpi, dan terakhir mimpi yang datang dari setan berupa mimpi-mimpi yang menyedihkan. Rasulullah menganjurkan kita apabila mendapat mimpi buruk untuk langsung bangun dan melakukan salat, dan tidak menceritakan mimpi tersebut kepada siapa pun. Sekian ulasan dari saya semoga bisa berguna untuk para pembaca.